JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Bambang bayu suseno (BBS), menegaskan pentingnya memperkuat upaya pencegahan sejak dini guna mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi yang digelar di Markas Korem 042/Garuda Putih, Jambi.
Dalam arahannya, BBS menyampaikan bahwa penanganan Karhutla tidak boleh hanya berfokus pada upaya pemadaman saat api sudah membesar, melainkan harus mendahulukan tindakan mitigasi dan pencegahan secara terpadu.
"Langkah pencegahan jauh lebih efektif dan efisien ketimbang harus memadamkan api yang sudah meluas. Kesiapsiagaan personil, pemantauan titik panas (hotspot), serta edukasi kepada masyarakat di daerah rawan harus diperketat sebelum Karhutla terjadi," ujar BBS di hadapan jajaran Korem 042/Gapu dan Satgas Karhutla.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh jajaran TNI, Polri, BPBD, serta pemangku kepentingan terkait guna menyelaraskan strategi penanganan dan kesiapan alutsista di lapangan. Selain kesiapan teknis, kolaborasi antarinstansi dan keterlibatan aktif warga desa dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga wilayah Muaro Jambi dari ancaman asap Karhutla.
Dengan peningkatkan patroli rutin dan deteksi dini di wilayah rawan, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi bersama Korem 042/Garuda Putih berkomitmen menjaga stabilitas lingkungan serta menekan risiko kerugian ekologis maupun ekonomi akibat Karhutla.
Dimas Prayoga



Social Plugin