SUNGAI GELAM – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menorehkan prestasi membanggakan di bidang keluarga berencana. Kabupaten Muaro Jambi berhasil mencatatkan raihan Pelayanan BKKBN Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (PB MKJP) sebesar 284,43 persen dan menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi Jambi pada tahun 2026.
Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muaro Jambi, Dr. Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si., saat menghadiri Zoom Meeting Puncak Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia secara virtual dari ruang rapat RSUD Kecamatan Sungai Gelam pada Rabu (7/10/2026).
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan nasional tersebut, Ketua TP PKK Kabupaten Muaro Jambi Ririn Novianty, SE., Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi Aidi Hatta, S.Ag., Kepala Dinas PPKB, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Kominfo, Camat Sungai Gelam, serta Direktur RSUD Sungai Gelam.
Dalam pemaparannya, Bupati Bambang Bayu Suseno merinci keberhasilan program KB di wilayahnya. Target peserta KB baru terealisasi hingga 278,19 persen dengan jumlah 1.135 akseptor dari target awal 408. Selain itu, pelayanan MKJP menjaring 347 akseptor dari target 122, serta KB Pasca Persalinan mencapai 162,32 persen atau sebanyak 659 akseptor dari target 406.
Hingga Oktober 2026, total peserta KB aktif di wilayah Kabupaten Muaro Jambi tercatat mencapai 52.666 orang. Penggunaan kontrasepsi masih didominasi oleh metode suntik sebanyak 34.601 akseptor dan pil sebanyak 8.415 akseptor.
Bupati menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan 169 mitra kerja pelayanan KB—mulai dari rumah sakit, puskesmas, pustu, polindes, hingga praktik bidan mandiri. Dukungan penuh juga datang dari TP PKK, DPRD, TNI/Polri, Kemenag, organisasi profesi seperti IBI, IDI, dan POGI, serta pihak swasta.
"Kontrasepsi bukan hanya soal menunda kehamilan, tapi tentang merencanakan masa depan keluarga yang berkualitas, baik dari sisi kesehatan ibu dan anak maupun ketahanan ekonomi keluarga," tegas Bupati.
Kabupaten Muaro Jambi yang berdiri sejak 12 Oktober 1999 dengan pusat pemerintahan di Sengeti, Bukit Cinto Kenang ini memiliki wilayah seluas ±5.246 km² dan populasi mencapai 430.246 jiwa. Terbagi dalam 150 desa dan 5 kelurahan, Muaro Jambi terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya melalui penguatan layanan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga yang berkelanjutan.
Dimas Prayoga



Social Plugin